Barcelona – Luis Suarez mengungkap kekhawatirannya usai insiden gigitan ke Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014. Dia sempat waswas transfernya ke Barcelona akan batal.

Insiden tersebut membuat Suarez dapat hukuman berat dari FIFA. Penyerang asal Uruguay itu harus langsung angkat kaki dari Piala Dunia 2014 dan juga dilarang tampil di level internasional sebanyak sembilan laga.

Gigitan ke Chiellini juga berbuah hukuman larangan terlibat dalam aktivitas terkait sepakbola selama empat bulan. Dia juga harus membayar denda atas aksinya itu.

Tapi insiden tersebut tak menghentikan niat Barca untuk memboyong Suarez dari Liverpool. Pada akhirnya, Suarez diboyong ke Barca meski periode awalnya di Camp Nou sempat terdampak hukuman. Sejak saat itu, Suarez meraih sukses besar bersama Blaugrana dengan memenangi dua titel La Liga, tiga gelar Copa del Rey, dan satu gelar Liga Champions.

Suarez mengaku sempat khawatir transfernya ke Barca akan terpengaruh oleh insiden gigitan kepada Chiellini. Namun,

“Ya, ya, karena itu adalah segalanya,” Suarez menjawab kepada The Players’ Tribune saat ditanya apakah dia takut transfernya ke Barca akan gagal, seperti dikutip Sport.

“Menambah pikiran soal Piala Dunia dan bisa mewujudkan mimpi untuk pindah ke Barca, segalanya jadi berlebihan untuk saya,” dia melanjutkan.

“Dan saya pikir dalam beberapa hari setelahnya –sebelum mereka mendiskualifikasi saya dari Piala Dunia– saat itulah saya bicara dengan Zubi (Andoni Zubizarreta), dan presiden (Josep Maria Bartomeu), dan mereka bilang agar saya tetap tenang karena Barca masih menginginkan saya dan … dan saya tidak masalah mengatakannya, saya menangis.”

“Karena mereka menerima, dan saya melewati apa yang saya lakukan saat itu, dan kekacauan yang saya buat, rumit untuk mempercayai saya. Kenyataannya adalah, Barca sangat baik kepada saya dan saya akan selalu bersyukur untuk itu,” Suarez mengatakan.

(nds/krs)