London – Roberto Firmino dan Sergio Ramos terlibat perang komentar pascafinal Liga Champions. Pemain Real Madrid dan timnas Brasil Marcelo enggan mengomentari.

Ramos menerima kritik pedas dalam kemenangan Madrid atas Liverpool 3-1 di Kiev, dua pekan lalu. Bek tengah Madrid itu dianggap telah mencederai dua peman lawan; Mohamed Salah yang harus meninggalkan pertandingan lebih awal karena masalah bahu, dan kiper Loris Karius mengalami gegar otak.

Cedera Karius diderita sebelum Liverpool kebobolan gol-gol Madrid yang sebelumnya dianggap sebagai blunder. Namun, belakangan cedera itu ikut disalahkan atas performa buruk kiper Jerman itu.

Ramos bereaksi keras terhadap serangkaian tudingan yang diarahkan kepadanya. “Yang kurang cuma Firmino bilang dia kena flu karena terkena keringatku,” ceplos pemain yang menjadi kapten El Real itu.
Firmino kemudian membalas komentar Ramos itu. Bomber Liverpool itu mengatakan: “Aku memilih tidak komentar. Kupikir dia punya sebuah pandangan karena dia adalah juaranya, tapi kupikir dia itu orang bodoh karena apa yang dia katakan, tapi tidak apa.”

Marcelo tampaknya tidak ingin membuat suasana semakin keruh. Apalagi, Marcelo punya hubungan baik dengan Ramos dan Firmino di klub dan di timnas Brasil.

“Tentang Firmino dan Sergio, aku memahami apa yang Sergio katakan tapi orang-orang bisa mengartikannya sesuai yang mereka mau. Aku paham itu adalah sebuah gurauan dari Sergo, orang-orang melihatnya kok, ada sebuah video Sergio mengatakan ini. Kupikir tidak perlu sampai seperti ini. Aku kenal Sergio selama 12 tahun, aku bermain dengan Firmino selama empat tahun di skuat Brasil,” beber Marcelo.

“Aku tidak akan memberi komentar apapun tentang hal ini, tapi aku memang melihatnya demikian. Setiap orang punya pendapat sendiri-sendiri, Anda bisa bilang dia ‘orang bodoh’ atau tidak tapi aku menganggapnya bahwa selalu perlu menghormati sesama pemain profesional,” tandas dia, sebagaimana dilansir Ominsport.


(rin/krs)