Milan – Vincenzo Montella terkejut dirinya dipecat AC Milan. Menurut Montella, ini lebih pada keputusan pemilik klub dan bukan para petinggi.

Montella menyudahi kariernya sebagai pelatih Milan. Klub memutuskan untuk memecat Montella setelah performa buruk tim musim. Hasil 0-0 lawan Torino jadi laga terakhir Montella.

Meski sudah belanja banyak musim panas ini, Montella ternyata tak mampu meningkatkan performa Milan. Di Serie A, Milan tercecer di posisi ketujuh dan sudah kalah enam kali, yang sebagian besar didapat dari tim-tim kuat.

Wajar jika manajemen memutuskan seperti ini dan langsung menunjuk Gennaro Gattuso sebagai penggantinya. Keputusan yang mana sudah bikin Montella terkejut.

Pasalnya Montella masih datang ke Milanello pagi harinya untuk memimpin tim. Namun, dia lantas balik kanan setelah salah satu ofisial klub memberitahu bahwa surat PHK-nya sudah turun.

Montella pun menyoroti pemilik klub, Li Yongho, yang dianggap tidak sabar melihat perkembangan tim musim ini.

“Sumpah, saya biasa-biasa saja hari itu dan tidak merasa ada yang aneh. Saya seperti hari-hari sebelumnya, bersiap untuk latihan,” ujar Montella kepada Gazzetta dello Sport.

“Saya terkejut waktunya saja – mungkin ada saat-saat yang lebih pas mengumumkannya. Untuk saat ini tim sudah memberikan jawaban, baik secara teknik maupun temperamen.”

“Ketika saya tiba di Milanello, saya disambut Giusepe Mangiarano, sekretaris umum kami, yang datang menemui saya, lalu ada direktur olahraga. Kemudian Massimiliano Mirabelli bilang pada saya bahwa mereka sudah memutuskan itu malam harinya.”

“Saya rasa keputusan ini diambil oleh para pemilik klub ketimbang para direktur,” tutup Montella.

Selama memegang Milan, Montella punya 32 kemenangan, 14 imbang, dan 18 kekalahan. Total 101 gol dibuat dengan kebobolan 70 gol.

(mrp/din)