Paris – Olivier Giroud masih juga jadi pilihan kesekian di Arsenal musim ini. Tapi, Giroud tak pernah menyesali keputusannya bertahan di klub.

Masa depan Giroud sempat dispekulasikan musim panas lalu menyusul kedatangan Alexandre Lacazette serta pulihnya Danny Welbeck. Sebelum ada Lacazette saja, Giroud jarang jadi pilihan utama mengingat ada Alexis Sanchez.

Lalu, datanglah tawaran dari beberapa klub Inggris untuk Giroud pindah dengan salah satunya Everton. Saat itu The Toffees butuh pengganti Romelu Lukaku yang dijual ke Manchester United.

Tapi, hingga bursa transfer ditutup tak ada kesepakatan tercapai karena Giroud memilih bertahan di Emirates Stadium. Terbukti keputusan itu tidak menguntungkan karena Giroud sejauh ini belum pernah jadi starter di Premier League dan baru bikin satu gol dari 10 laga.

Total Giroud baru bikin tiga gol dari 17 pertandingan di seluruh kompetisi dengan total bermain 770 menit atau rata-rata 45 menit per laga. Wajar adanya jika Giroud merasa gelisah dan berpikir untuk hengkang.

Apalai Giroud tetap tampil tajam bersama timnas Prancis ketika bikin 15 gol dari 22 pertandingan terakhirnya.

“Untuk saat ini saya tak perlu bertanya soal masa depan saya,” ujar Giroud seperti dikutip Soccerway.

“Saya bahagia di Arsenal dan saya tak mempermasalah keputusan saya untuk bertahan karena itu mau saya. Saya berpikir kisah saya di klub ini belum selesai dan belum berakhir,” sambungnya terkait masa depan di klub.

“Saya tetap yakin dengan kualitas saya dan saya menjaga keyakinan itu. Saya punya banyak misi bersama Arsenal serta timnas, jadi saya harus selalu menatap ke depan serta terus bikin gol,” pungkas Giroud.

(mrp/fem)