Milan – Gennaro Gattuso dipercaya untuk menangani AC Milan meski minim pengalaman sebagai pelatih di level tinggi. Gattuso berharap bisa menempati posisinya sekarang dalam waktu yang lama.

Gattuso menjalani debutnya sebagai pelatih Milan pada Minggu (3/12/2017) lalu setelah ditunjuk sebagai pengganti Vincenzo Montella. Di atas kertas, laga debut itu seharusnya berakhir gemilang karena Milan cuma bertemu tim juru kunci Benevento.

Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya. Milan dan Gattuso jadi bahan olok-olokan karena laga berakhir imbang 2-2.

Benevento, tim promosi yang sebelumnya selalu kalah di Serie A, mendapatkan poin pertamanya saat menghadapi tim sebesar Milan. Yang lebih memalukan bagi Milan, Benevento mampu menyamakan kedudukan di injury time berkat gol sundulan seorang kiper.

Hal itu membuat Gattuso dihadiahi Tapiro d’Oro (Tapir Emas) oleh program televisi terkenal di Italia, Stricia La Notizia. Tapiro d’Oro adalah penghargaan satir yang diberikan kepada figur publik yang sedang dalam momen buruk.

“Saya melihat sebuah gol indah dari Montella di detik terakhir. Itu bukanlah kiper Benevento, itu Montella yang menyamar!” ejek presenter Valerio Staffelli.

Staffelli kemudian bertanya kepada Gattuso mengenai rumor dia akan digantikan oleh Carlo Ancelotti pada akhir musim.

“Saya butuh waktu untuk sampai ke level ini dan saya bangga merepresentasikan klub ini,” jawab Gattuso seperti dikutip Football Italia.

“Saya berharap tetap di sini selama mungkin. Dengan hanya bertarung, Anda tak akan ke mana-mana. Kami harus bermain sebagai sebuah tim dan memenangi pertandingan,” kata pria berusia 39 tahun itu.

Milan saat ini tercecer di peringkat kedelapan klasemen Serie A dengan 21 poin, tertinggal 18 poin dari Inter Milan yang berada di puncak. Rossoneri akan menjamu Bologna pada Minggu (10/12/2017).

(mfi/nds)