Roma – Edin Dzeko sadar waktunya tak banyak lagi untuk mengejar Scudetto bersama AS Roma. Dengan usianya sekarang, dia menyediakan dua tahun lagi untuk Scudetto.

Dzeko kini berusia 31 tahun alias memasuki penghujung kariernya sebagai pesepakbola. Saat ini pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu masih amat mampu bersaing di level top, terbukti dengan produktivitas golnya yang masih tinggi.

Eks penyerang Manchester City itu musim ini sudah bikin 10 gol dari 15 penampilan bersama Roma di seluruh ajang. Dia dalam jalur untuk mempertajam catatannya musim lalu, di mana menorehkan 39 gol dari 51 pertandingan sepanjang musim.

Di satu sisi, Dzeko sadar takkan bisa lama-lama lagi kompetitif di level teratas. Untuk misinya membawa Roma meraih Scudetto, dia menyebut masih ada waktu dua tahun lagi, meski kontraknya baru akan berakhir di 2020.

“Saya masih punya dua tahun lagi untuk membawa Scudetto ke Roma,” ujar Dzeko kepada Kicker.

“Meski musim ini persaingannya lebih seimbang, Juventus tetap jadi favoritnya. Mereka sudah selalu menang dan mereka membelanjakan 90 juta euro untuk Higuain,” imbuhnya seperti dikutip Football Italia.

Dzeko mengaku sudah tak sabar menantikan derby melawan Lazio selepas jeda internasional akhir pekan ini. Ada banyak hal yang bakal membuat duel kali ini lebih panas.

Kedua tim sedang bersaing ketat di papan klasemen, dengan Roma di posisi lima (27 poin) hanya tertinggal satu poin dari Lazio di tempat keempat. Selain itu, atmosfernya akan lebih panas karena sudah tak ada boikot lagi dari suporter kedua tim, setelah sebelumnya mereka memprotes pembatas di stadion.

“Kami menatap derby di Sabtu nanti. Untuk mereka yang belum pernah merasakannya, sulit untuk memahami. Kalau Anda menang untuk para fans, hidup jadi lebih indah,” sambung Dzeko.

“Juga sekarang tak ada lagi protes-protes dari para fans, jadi saya akan merasakan derby terpanas. Sebelumnya menyedihkan, memainkan laga-laga semacam ini di stadion yang semi-kosong,” tandasnya.

(raw/raw)