Jakarta – Rencana Bhayangkara FC mengikuti turnamen di China batal. Alasannya, karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) tak memberikan kepastian jadwal pelaksanaan awarding night Liga 1.

Setelah menjadi juara Liga 1, Bhayangkara berencana mengikuti turnamen di China pada awal Desember. Kejuaraan itu diramaikan oleh tim-tim dari China, Jepang, dan Malaysia.

Namun, dalam prosesnya Bhayangkara batal tampil. Mereka belum juga mendapatkan kepastian jadwal penyerahan hadiah oleh PT LIB yang semula diagendakan pada 7 Desember.

“Kami ini jujur saja sampai saat ini masih belum diberikan kepastian soal malam penganugerahan atau award sebagai juara, sehingga jadwal yang sudah kami buat harusnya itu kami berangkat tanggal 5 Desember kemarin, jadinya batal,” ujar manajer Bhayangkara, AKBP Sumardji kepada pewarta di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

“Karena informasi awal itu tanggal 7 Desember. Setelah tanggal 7 kami undur ke Tiongkok sampai sekarang belum ada kejelasan,” dia menambahkan.

Ketidakpastian jadwal awarding night tersebut, lanjut dia, membuat Bhayangkara menunda agenda lainnya.

“Jadi ini sebenarnya menyulitkan bagi Bhayangkara untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk pemusatan latihan. Sampai sekarang kami ini masih bingung, jadi program yang sudah kami rencanakan harus mundur,” katanya.

(ads/fem)