Jakarta – Di akhir pekan David De Gea memperlihatkan aksi-aksi jempolan. Kiper Manchester United itu bukan cuma menggagalkan tembakan sejumlah pemain Arsenal, melainkan juga Romelu Lukaku yang rekan satu timnya sendiri.

De Gea praktis menjadi penampil terbaik dalam pertandingan di markas Arsenal di Emirates, Minggu (3/12/2017) dini hari WIB, yang berujung dengan kemenangan 3-1 untuk MU selaku tim tamu.

Dalam laga itu si kiper Spanyol membuat tak kurang dari 14 penyelamatan di bawah mistar gawang MU, dari total 33 tembakan yang dilepaskan para pemain Arsenal. Ini menyamai rekor penyelamatan yang dibuat seorang kiper di Premier League sejak 2003/2004.

“Usai pertandingan saya bilang kepadanya bahwa yang saya lihat hari ini adalah aksi-aksi terbaik dari seorang kiper terbaik dunia. Ketika tim membutuhkan, kiper harus ada di sana,” ujar Manajer MU Jose Mourinho seperti dikutip Reuters.

“De Gea praktis menjadi man of the match dengan keunggulan jauh,” kata Manajer Arsenal Arsene Wenger memuji kiper tim lawan.

Menjelang berakhirnya babak pertama, De Gea setidaknya mengandaskan usaha Hector Bellerin dan Sead Kolasinac dalam rentang waktu berdekatan. Sebelum itu upaya Aaron Ramsey juga mentah di tangan De Gea. BBC mencatat sudah ada tujuh tembakan yang digagalkan De Gea di babak pertama lawan Arsenal.

Menariknya, salah satu yang digagalkan De Gea di 45 menit pertama juga termasuk sebuah tembakan keras dari Lukaku tepat di depan gawang MU! Dalam usaha menghalau bola saat itu, Lukaku justru mengirim bola dengan sepakan ke arah gawang sendiri. Lewat sepakan akrobatik pula. Cuma refleks De Gea di tiang dekat saja yang menggagalkan Lukaku mencetak gol bunuh diri.

Alexander Lacazette, yang mencetak satu-satunya gol Arsenal ketika laga memasuki awal babak kedua, pun turut dibuat frustrasi aksi De Gea pada beberapa kesempatan.

Salah satunya adalah ketika De Gea membuat penyelamatan dobel lain dengan mengandaskan tembakan Lacazette dan kemudian tembakan susulan Alexis Sanchez dari jarak dekat.

(krs/rin)